Palembang: Tempat Ngopi dan Rumah Tua
- Ajeng Araini-Kusno

- 30 Mei 2022
- 2 menit membaca

Seperti biasa, ini bukan sponsored post. Tidak ada satu cafe pun yang gue review disini bayar gue (atau kasih gue diskon) untuk gue nulis post ini.
Tulisan ini adalah hasil gue workation 3 hari ke Palembang di bulan Mei 2022.
Sebagai history geek, gue memang sengaja googling cafe-cafe di Palembang yang bertempat di bangunan tua. Eh, ternyata di Palembang ada banyak cafe dengan konsep seperti itu! Senang banget!
Jadi, ini adalah ulasan untuk 3 cafe tempat ngopi yang berada di bangunan rumah tua yang gue datangi. Mungkin bisa jadi referensi kalau lagi ke Palembang?
Koloni Coffee
Cafe ini terletak di Jalan Letnan Murod di daerah 20 Ilir. Tipe cafe yang menurut gue enak buat kerja buka laptop sendirian (atau bareng teman).
Cafe nya nyaman dengan tempat duduk di luar dan di dalam rumah. Walaupun tempat duduk di halaman rumah gayanya modern minimalis, interior di bagian dalam rumah terasa banget aura vintage nya. Bahkan di satu sudut rumah ada motor Vespa tua bertengger, hehe..

Menunya? Tentunya kopi. Juga cemil-cemilan, dan rice bowl. Gue kebetulan ngicip singkong goreng dan es kopi susunya. Menurut gw es kopi susunya bintang 4 (dari 5 bintang). Tentunya standarnya selera gue ya (gimana tuh yaa ngukurnya wkwkw). Singkong gorengnya juga enak, dan harganya bersahabat.
Oh ya, Koloni Coffee tutup di hari senin. Tapi, dari selasa sampai minggu cafe ini buka dari jam 11 pagi hingga jam 11 malam.
Enamdua Coffee and Eatery
Cafe ini berada di daerah "Menteng" nya Palembang, tepatnya di daerah Talang Semut, di jalan Hang Tuah. Dahulu, kalau kata arkeolog Palembang, Talang Semut adalah daerah elit tempat tinggal orang-orang Belanda di Palembang.
Enamdua juga punya tempat duduk di halaman, bahkan di halaman ada pojokan semacam panggung live music. Tapi, interior dalamnya biasa aja sih.
Kalau menurut gue, cafe nya juga lebih cocok buat ngobrol atau pacaran daripada untuk kerja. Walaupun gak apa-apa juga sih kalau mau kerja, hehe..
Cafe ini menawarkan pasta, nasi fushion kekinian, juga es krim, dan tentunya kopi. Berhubung gue datang untuk makan siang maka gue cobain nasi katsu pakai telur ceplok 1/2 matang. Rasanya sih biasa aja. Sayangnya gue gak cobain kopinya, jadi gak bisa kasih rating.
Enamdua buka setiap hari, dari jam 9 pagi sampai jam 23.
Rumah Loer
Nah, ini dia cafe favorit gue di Palembang! Masih di daerah Talang Semut, cafe ini terletak di pinggir jalan besar, tepatnya di Jalan Merdeka.
Menurut gue, desain interior dan eksterior cafe ini keren banget. Rumah tua tapi dipadu dengan desain yang modern minimalis, juara!
Nyaman banget sepertinya untuk kerja buka laptop, apalagi untuk brainstorming meeting disini. Jujur, gue langsung kebayang teman-teman gue saat masuk cafe ini, hehe..
Es kopi susunya juga enak! Gue kasih rating bintang 5 (out of 5), cocok pokoknya sama selera gue. Sebagai tempat ngopi, tentunya Rumah Loer menyediakan cemil-cemilan juga. Tapi, kalau untuk gue pribadi, gue penasaran ingin coba pasta nya hehe.. Next time, hopefully.
Rumah Loer buka setiap hari dari jam 7 pagi sampai jam 23.30 malam!
Ada yang sudah pernah ke tempat ngopi yang gue bahas di post ini? Untuk warga Palembang, adakah tempat ngopi lain yang bertempat di rumah tua juga? Kali-kali bisa jadi referensi kalau gue balik ke Palembang lagi suatu hari nanti. Let me know, ya!



Komentar